DPRD Depok Dukung Penuh Kurikulum AI dan Coding, Siapkan Generasi Adaptif Teknologi
Sekretaris Komisi D DPRD Kota Depok, Siswanto SH, menegaskan bahwa integrasi teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) ke dalam sistem pendidikan merupakan langkah krusial untuk mencetak sumber daya manusia Indonesia yang tangguh dan melek digital di tengah arus modernisasi.
Penerapan materi teknologi tersebut dirancang secara bertahap dengan menyasar peserta didik di kelas 5 sekolah dasar, kelas 7 sekolah menengah pertama, serta kelas 10 sekolah menengah atas di seluruh penjuru tanah air melalui regulasi resmi.
"Pendidikan harus selaras dengan perkembangan zaman. AI bukan lagi teknologi masa depan, tetapi sudah menjadi kebutuhan di banyak sektor pekerjaan," ujar Siswanto dalam keterangan resminya.
Meski menyambut baik, pihak legislatif daerah juga menyoroti berbagai hambatan teknis yang mungkin terjadi di fase awal, mulai dari pemerataan infrastruktur perangkat keras hingga peningkatan kapasitas guru pengajar di sekolah.
Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 13 Tahun 2025 resmi menjadi payung hukum pelaksanaan program ini guna memastikan peta jalan transformasi pendidikan berjalan tepat sasaran.
Artikel Lainnya
Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kota Depok, Imam Turidi, mengingatkan bahwa calon Ketua KADIN Depok harus mengedepankan ke...
Sengketa lahan seluas 9,3 hektare di Kelurahan Kedaung, Kecamatan Sawangan, Kota Depok, berlanjut ke ranah hukum. Direkt...
DPC Partai Persatuan Pembangunan Kota Depok mengintensifkan pemutakhiran data administrasi dan konsolidasi internal seba...
Perkumpulan Wartawan Online Independen Nusantara (PWOIN) Kota Depok menggelar diskusi dan sosialisasi KUHP serta KUHAP b...
Pemerintah Kota Depok memastikan realisasi program dana Rp300 juta per Rukun Warga pada tahun 2026 mendatang. Kebijakan ...