Selasa, 4 Agustus 2026

DPRD Depok Dukung Penuh Kurikulum AI dan Coding, Siapkan Generasi Adaptif Teknologi

DPRD Kota Depok menyambut positif kebijakan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah yang memasukkan materi AI dan coding ke dalam kurikulum sekolah mulai tahun ajaran 2025/2026. Langkah ini dinilai strategis untuk membekali pelajar dengan kemampuan literasi digital sejak dini demi menghadapi persaingan dunia kerja global.

Sekretaris Komisi D DPRD Kota Depok, Siswanto SH, menegaskan bahwa integrasi teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) ke dalam sistem pendidikan merupakan langkah krusial untuk mencetak sumber daya manusia Indonesia yang tangguh dan melek digital di tengah arus modernisasi.

Penerapan materi teknologi tersebut dirancang secara bertahap dengan menyasar peserta didik di kelas 5 sekolah dasar, kelas 7 sekolah menengah pertama, serta kelas 10 sekolah menengah atas di seluruh penjuru tanah air melalui regulasi resmi.

"Pendidikan harus selaras dengan perkembangan zaman. AI bukan lagi teknologi masa depan, tetapi sudah menjadi kebutuhan di banyak sektor pekerjaan," ujar Siswanto dalam keterangan resminya.

Meski menyambut baik, pihak legislatif daerah juga menyoroti berbagai hambatan teknis yang mungkin terjadi di fase awal, mulai dari pemerataan infrastruktur perangkat keras hingga peningkatan kapasitas guru pengajar di sekolah.

Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 13 Tahun 2025 resmi menjadi payung hukum pelaksanaan program ini guna memastikan peta jalan transformasi pendidikan berjalan tepat sasaran.

Redaksi Rafael Ribeiro Jabodetabek
Redaksi Rafael Ribeiro Jabodetabek
Tim redaksi Rafael Ribeiro Jabodetabek yang menyajikan berita terkini dan terpercaya dari kawasan Jabodetabek.
Redaksi Rafael Ribeiro Jabodetabek adalah tim jurnalis profesional yang berdedikasi untuk menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya dari kawasan Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi. Tim redaksi bekerja dengan kode etik jurnalistik yang ketat dan selalu mengutamakan kepentingan publik dalam setiap pemberitaan.