Selasa, 4 Agustus 2026

Wakil Wali Kota Bogor Sidak Parkir Suryakencana, Seluruh Juru Parkir Kantongi Karcis Resmi

Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin melaksanakan inspeksi mendadak terhadap aktivitas pengelolaan parkir di kawasan Suryakencana, Kecamatan Bogor Tengah. Hasil peninjauan menunjukkan seluruh juru parkir di lokasi tersebut telah menggunakan karcis resmi yang berkontribusi langsung pada pendapatan asli daerah melalui retribusi.

Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin turun langsung ke lapangan untuk menyidak sistem parkir on the street di sepanjang Kawasan Suryakencana, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, pada Senin (3/8/2026). Sekitar 50 juru parkir diperiksa kelengkapan tiket serta mekanisme penyetoran retribusi kepada Dinas Perhubungan.

Pemeriksaan ini dilakukan untuk memastikan legalitas operasional parkir sekaligus menepis anggapan adanya praktik parkir liar di kawasan pusat kuliner tersebut. Hasil pemeriksaan membuktikan bahwa seluruh petugas di titik itu tertib mengeluarkan karcis resmi untuk pengendara motor maupun mobil.

"Tapi kalau di Surken rata-rata semua sudah pakai karcis," ujar Jenal saat memberikan keterangan di lokasi kegiatan.

Berdasarkan data operasional, besaran setoran harian yang disetorkan para juru parkir bervariasi bergantung pada luas area dan Surat Keputusan Wali Kota, mulai dari Rp100 ribu hingga mencapai Rp485 ribu per hari. Pemerintah Kota Bogor mencatat setoran tertinggi tercatat di depan area Bank BCA.

Pemerintah Kota Bogor saat ini masih mengantongi catatan sekitar 110 titik parkir lain di luar kawasan Suryakencana yang akan segera ditinjau menyusul banyaknya laporan masyarakat terkait dugaan parkir tanpa karcis.

Redaksi Rafael Ribeiro Jabodetabek
Redaksi Rafael Ribeiro Jabodetabek
Tim redaksi Rafael Ribeiro Jabodetabek yang menyajikan berita terkini dan terpercaya dari kawasan Jabodetabek.
Redaksi Rafael Ribeiro Jabodetabek adalah tim jurnalis profesional yang berdedikasi untuk menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya dari kawasan Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi. Tim redaksi bekerja dengan kode etik jurnalistik yang ketat dan selalu mengutamakan kepentingan publik dalam setiap pemberitaan.