Selasa, 4 Agustus 2026

Donald Trump Klaim Negosiasi Baru Segera Dimulai, Sebut Kesepakatan Damai Dengan Iran Tinggal Menghitung Hari

Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan bahwa perundingan baru dengan Iran akan segera dimulai sekaligus mengklaim kesepakatan damai sudah di depan mata. Namun, pernyataan tersebut disambut dengan keraguan serta bantahan dari pihak Kementerian Luar Negeri Iran terkait kehadiran delegasi asing.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan kepada awak media bahwa perundingan baru dengan Iran dijadwalkan mulai bergulir setelah dirinya memutuskan membatalkan rencana serangan militer skala besar yang sebelumnya telah disiapkan terhadap infrastruktur negara tersebut.

Dalam keterangannya di Washington DC, Trump mengeklaim bahwa kesepakatan komprehensif terkait program denuklirisasi dan pembukaan jalur maritim Selat Hormuz akan segera tercapai dalam waktu dekat berkat adanya permintaan dari sejumlah negara Teluk.

"Apakah saya lebih memilih membuat kesepakatan? Saya tidak ingin melihat banyak orang tewas, dan kita tidak menginginkan hal itu terjadi," ujar Trump saat menjelaskan alasan penghentian operasi militer.

Kendati demikian, juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Esmaeil Baghaei menepis kabar perundingan langsung dengan menegaskan, "Kami tidak akan menjadi tuan rumah delegasi atau menjadi tamu suatu negara selama hari-hari ini."

Hingga Senin (4/8), aktivitas perdagangan minyak mentah global langsung merespons ketegangan ini dengan penurunan harga bensin Brent sebesar 4,64 persen menjadi 83,85 dolar Amerika Serikat per barel setelah batalnya serangan militer.

Redaksi Rafael Ribeiro Jabodetabek
Redaksi Rafael Ribeiro Jabodetabek
Tim redaksi Rafael Ribeiro Jabodetabek yang menyajikan berita terkini dan terpercaya dari kawasan Jabodetabek.
Redaksi Rafael Ribeiro Jabodetabek adalah tim jurnalis profesional yang berdedikasi untuk menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya dari kawasan Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi. Tim redaksi bekerja dengan kode etik jurnalistik yang ketat dan selalu mengutamakan kepentingan publik dalam setiap pemberitaan.