Pemilu Kashmir Diliputi Boikot dan Kerusuhan, Puluhan Jiwa Melayang Akibat Bentrokan
Pelaksanaan pemungutan suara tahap kedua di Muzaffarabad, ibu kota Kashmir yang dikelola Pakistan, diwarnai suasana lengang menyusul aksi penutupan wilayah dan boikot massal yang diserukan oleh kelompok penekan lokal, JAAC. Pemilu ini digelar di tengah eskalasi konflik berkepanjangan akibat pelarangan organisasi tersebut oleh pemerintah sejak awal Juni lalu.
Gelombang protes yang awalnya dipicu oleh kenaikan harga serta masalah tata kelola pemerintahan telah berkembang menjadi tuntutan pembubaran kursi khusus bagi pengungsi Kashmir. Aksi unjuk rasa yang berujung bentrokan keras dengan aparat penegak hukum tersebut dikabarkan telah menewaskan lebih dari 50 orang dalam beberapa pekan terakhir.
"Kami turun ke jalan menuntut hak-hak kami, namun justru disambut dengan peluru secara langsung," ungkap seorang warga setempat yang memilih merahasiakan identitasnya karena alasan keamanan.
Di sisi lain, Inspektur Jenderal Polisi Azad Jammu dan Kashmir, Liaqat Ali Malik, membantah tudingan bahwa aparat keamanan bertanggung jawab atas jatuhnya korban jiwa di kalangan warga sipil. "Sebanyak tujuh personel kami gugur dan lebih dari 200 aparat mengalami luka-luka akibat serangan elemen kekerasan selama protes berlangsung," ujarnya menegaskan.
Meski mendapat seruan boikot total dari kubu pengunjuk rasa, Komisi Pemilihan Umum mencatat tingkat partisipasi pemilih tetap berada di angka sekitar 50 persen. Hingga saat ini, perhatian publik beralih ke wilayah Poonch yang dijadwalkan melangsungkan pemungutan suara terakhir pada 10 Agustus mendatang.
Artikel Lainnya
Seorang perempuan lanjut usia berumur 102 tahun bernama Jarana yang dilaporkan hilang di kawasan perkebunan Nagari Kampu...
Konflik bersenjata antara Rusia dan Ukraina kembali memakan korban jiwa setelah kedua negara saling melancarkan serangan...
PBB mengeluarkan peringatan darurat bagi kota komersial dan logistik El-Obeid di Sudan yang kini berada di garis depan p...
Wilayah enklave Ceuta dan Melilla milik Spanyol di pesisir utara Afrika kembali menjadi sorotan setelah gelombang migras...
Presiden Kurdistan Irak, Nechirvan Barzani, melakukan kunjungan perdana ke Damaskus untuk menemui Presiden Suriah guna m...